mind of MINE

a Travel eXploring mE ,,,,,……


Leave a comment

Those are a very underrated stuff (mostly) people think, and I did it !!!

Banyak hal-hal yang kita lakukan dan menurut kita kadang-kadang hal tersebut aneh untuk dilakukan karena kebanyakan orang tidak melakukannya. Well untuk orang seperti saya , yang terlalu banyak mendengarkan apa kata orang (my shame 😦 ), saya seringkali menutupi sesuatu hal yang saya lakukan dan pikirkan hanya karena , yah karena orang lain tidak melakukan dan memikirkannya karena hal-hal tersebut memang terkesan remeh.

Satu hal yang saya suka dari blogwalking adalah menemukan hal-hal yang ga pernah terpikirkan oleh saya bisa jadi satu bahan pemikiran yang menarik dan touching. Menyambung dengan prolog saya di paragraf sebelumnya, hal-hal yang saya lakukan dan pikirkan tetapi tidak terpikirkan kalau ada orang lain yang juga merasakan dan melakukan hal yang sama. Dari fitur freshly pressed di wordpress, saya nemu artikel menarik disini  dan mengangguk setuju pada, paling tidak, 5 hal yang disebut dalam artikel tersebut. Tidak hanya sekedar setuju, karena saya memang tergolong sering melakukan hal-hal tsb. Dengan bahasa saya sendiri, saya urutkan dari yang paling saya sering lakukan yah.

1.  Makan sendiri di area public

Ini pernah saya tuliskan dalam postingan saya sebelumnya disini.  Sifat saya yang tidak gampang dekat dan nyaman dengan orang membuat saya sering melakukan berbagai hal sendirian, termasuk makan sendiri di area public. Jujur saya benci makan sendirian, karena bisa menurunkan nafsu makan, menurut saya. Belum lagi orang yang selalu melihat dengan aneh. Tapi makin usia bertambah (at least buat saya), saya belajar buat menghargai waktu sendiri yang saya miliki, sekedar me time yang makin susah didapatkan seiring usia yang menua. Saya tentu tetap lebih suka berada bersama orang-orang yang saya sayangi, tapi sekedar duduk-duduk makan, membaca buku yang baru dibeli, sambil mendengarkan lagu favorit dari hp tanpa teman untuk diajak bicara, di food court sebuah mal juga sebuah me time yang harus lebih dihargai.

2.  Nyaman dalam diam

Tahun lalu saat saya berada dalam mode galau hampir sepanjang tahun *malu*, saya pernah memposting suatu artikel, dimana saya bilang salah satu cara untuk tahu bagaimana saya merasakan kecocokan dengan seseorang itu adalah dengan apakah saya dan orang itu bisa melewati saat diam dan hening secara nyaman. Nah isn’t it true? That’s when you know you’ve found somebody special. When you can just shut up for a minute and comfortably enjoy the silence. Kalau bisa menghabiskan waktu dalam diam, merasa nyaman, dan tak perlu mengatakan apapun bersama seseorang, that’s when I knew I could do (possibly) anything, for the rest of my life, dengan orang itu.

3. Tulisan tangan disurat

Sampai tahun 2009 lalu, saya masih menerima surat yang ditulis dengan tulisan tangan dari sahabat saya di Lombok yang dikirim melalui PT.Pos Indonesia. Saya menyebutnya sekarang dengan surat tradisional. Saya seneng banget. Bayangkan, dijaman internet dan email yang super cepat seperti sekarang ini, yang bisa nulis perasaan kita lewat wall facebook page atau twitter saja, menerima surat tradisional seperti itu memang gampang bikin terharu (just like I felt). I’m a sentimental-kind-of-person, yang suka menyimpan berbagai kenangan masa lalu, seperti tiket bioskop nonton bareng sahabat, note bertuliskan I love you dan kertas bekas main corat coret dari mantan pacar, surat-surat tradisional dari temen, etc. ‘cause yep, that makes me feel pretty special.

4. Keluar dari zona nyaman

Dari artikel #4, penulisnya bilang

Sometimes it’s good to be lost, and sometimes it’s good to not have your life completely planned out.  Trust me, i learned this one the hard way.  I spent most of my early 20′s trying to control everything and everyone who walked into and out of my life.  Finally something clicked one day, and I realized that living my life this way made me miserable, so I decided to make a change.  One of the best times of my life was when I decided to stop looking at the big picture, just take each day at a time, and give myself permission to flounder…and do you want to know a secret?  I became happier, and something wonderful happened.  You might think something is right for you, whether it be a job, relationship, etc., but it might not be what is best for you.  If you refuse to let yourself be lost, than you never allow yourself to truly be found.

Already been said and done, and needless say no more,, the points for me is to get lost or be out of the box,, its hard, you know, the ups and downs, the sad and happy of it,, and now I’m just trying my best to do, understand, and accept everything. Because somehow, everything really does happen for a reason.

5. Jabat tangan yang kokoh

Saya benci sekali ketika bertemu dengan seseorang, dan saya dengan antusias mengulurkan tangan untuk berjabat tangan dengannya, dan kemudian yang saya dapat hanya sebuah jabat tangan, dimana itu hanya berupa tempelan saja di permukaan tangan atau jabat tangan lemah, ataupun hanya sentuhan di ujung jari. Di Indonesia, atau lebih tepatnya dikalangan muslim, memang ada yang tidak mau bersentuhan saat berjabat tangan karena bukan muhrim, dan saya menerima alasan itu. Tapi untuk yang tidak menganut pemahaman seperti itu, what the reason?? Saya pribadi merasa itu tidak sopan, diremehkan dan rasanya kurang dihargai. Tapi dijaman sekarang ini saya memang malah makin banyak menemukan jabat tangan yang lemah/seperti asal nempel. What happen people? Dimana letak kesopanan kalian? Just a firm or limp handshake, bisa mengubah pandangan saya akan seseorang. Hey, first impression itu penting tau.

Advertisements


Leave a comment

know yourself !!!

Not a long ago,  I learned something about myself.. that I know nothing about myself..

Awalnya di instansi tempat saya bekerja, dalam rangka penataan pegawai sesuai bidang keahlian dan minat individu, diadakan tes kompetensi untuk mengetahui keahlian, minat, dan kompetensi seorang pegawai.. salah satu instrumen yang digunakan untuk mengukur minat pegawai adalah mengisi lembar aspirasi yang berisi daftar pertanyaan tentang aspirasi kita dalam bekerja/berkarier di instansi ini. Beberapa pertanyaan seperti objek kerja yang menjadi minat utama, bidang yang berminat untuk didalami, pendidikan lanjutan yang diminati untuk ditempuh, aspirasi penempatan diluar /didalam lingkup instansi, perangkat kerja dan bahasa yang dikuasai, etc .. and you know what, saya ga bisa jawab pertanyaan-pertanyaan tsb dengan lancar dan yakin.. saya mengambil waktu untuk memikirkan jawabannya dan tetap tidak bisa menjawab…

what’s the hell is wrong with me ???????? masa personal questions seperti ini saya ga bisa jawab, ini bukan seperti harus menjawab teori relativitasnya enstein , dan saya seperti orang yang ga belajar untuk ujian..

Dari 3 kategori yang ada di tes minat dan kemampuan (bisa/tidak ; suka/tidak ; menarik/tidak)  mengenai suatu pekerjaan/kegiatan, ampun dehh hampir semuanya jawabannya tidak suka, tidak menarik dan tidak bisa hahaa.. saya berpikir, segini tidak bervisikah saya akan masa depan saya, seperti tidak memiliki ambisi atau keinginan lebih di hidup saya ini..

Setelah saya renungkan lagi (halahh….), ternyata bukannya saya tak punya visi atau ambisi di hidup dan masa depan saya.. yang benar adalah, saya (hampir) tak punya visi, keinginan atau ambisi di jalur karier yang saya pilih ini,, saya punya minat, saya punya keinginan, tapi tampaknya (hampir) tidak sesuai untuk diwujudkan dalam pilihan karier saya.. minat dan keinginan saya lebih bisa dilihat dalam konteks hobi, sampingan, bukan yang utama.. saya ingin seperti teman-teman saya yang lain, yang tahu apa yang diinginkannya, bagaimana cara meraihnya, serta cara menikmatinya..

Minat dan kemampuan itu vital fungsinya bagi kehidupan kita.. menurut saya memang seharusnya kita sudah tahu apa yang ingin kita lakukan dalam hidup kita dari sejak masih duduk di bangku sekolah.. disitulah fungsi-fungsi dari berbagai tes minat dan kemampuan yang ada.. ahh menyesal kisah Laskar Pelangi belum dibuat untuk menginspirasi saya saat masih duduk dibangku sekolah, untuk menyemangati saya agar lebih memikirkan sekolah/pendidikan apa yang ingin saya tempuh, untuk lebih serius dalam belajar..  kalau seperti itu, mungkin saat ini saya sudah jadi diplomat di kementerian luar negeri atau jadi wartawan  atau jadi editor buku dipenerbitan besar atau jadi travel journalist atau jadi novelis atau jadi penulis atau malah jadi penyanyi hahaa(yang ini sih cita-cita terpendam saya, yg ditutup rapat2 didalam hati saja hihii) yak itulah beberapa cita-cita semasa sekolah saya dulu..

Maka dari itu, untuk para generasi muda (menulis posting ini bikin saya ngerasa tuaaaa BGT :p),  melihat dari pengalaman saya yang sudah expert dan sudah sering jatuh bangun dalam menentukan apa yang ingin saya lakukan dalam hidup (cieee…..) kenalilah seluruh minat, bakat, potensi dan kemampuanmu selagi masih muda dan ada waktu hihii tapi ini beneran nasihat serius loh, daripada galau dan sirik saat melihat teman-temanmu yang menghidupi dirinya sendiri dari pekerjaan yang merupakan impian mereka 😀

Melihat tulisan saya ini mungkin pada mikir saya menyesal dengan pekerjaan yang saya miliki saat ini.. ehmm really don’t get me wrong, jgn salah sangka, karena jawabannya adalah saya mencintai dan bersyukur atas pekerjaan saya saat ini meski terkadang diwarnai dengan sedikit rasa sesal karena tidak maksimal dalam berusaha mencapai cita-cita saya, tapi itu saya anggap manusiawi dari perasaan manusia yang seringkali tidak merasa puas akan hidupnya. Ada sebagian orang yang (mungkin) memang ditakdirkan untuk menjalani peran di hidup tidak sesuai dengan keinginannya tetapi sesuai dengan kemampuannya, mungkin saya adalah salah satu dari mereka, it’s OK, tough, saya masih bisa menjalani minat saya menulis melalui blog tercinta ini, atau jadi translator contributor di salah satu portal sharing files forum yang saya ikuti 🙂


Leave a comment

i miss writing

Aaah udah lama ga nulis blog, padahal di awal tahun ini saya sudah bertekad takkan mengulangi kemalasan di tahun 2011 yang lalu, tapi nyatanya triwulan 1 2012 ini malah tambah parah, baru 1 postingan huhuu..

I miss writing, seriously.. tapi nyatanya kerinduan itu terpental ketika bertemu dengan dinding kemalasan yang udah mengeras didalam diri saya ini , loh bahasa apa itu????? hihi maaf saya lagi terserang virus galau dan mellow sehingga bahasanya jadi aneh begini :p tapi emang bener, seribu satu ide yang ada di kepala ( ok, ga sebanyak itu siy 😀 ) yang minta untuk dituangkan kedalam postingan di blog tercinta ini, akhirnya hanya menjadi ide-ide yang muncul untuk kembali menghilang yang diakibatkan oleh kemalasan saya, damn….

Tapi karena saya udah kangen banget nulis, sekarang saya maksain berjuang melawan virus malas yang sudah menahun ini dengan menulis semua aktivitas saya akhir-akhir ini..

Akhir-akhir ini saya suka banget ikutan forum-forum di internet.. forum yang saya ikutin itu, ga berat-berat kok, yang sesuai dengan hobi saya aja, nonton, baca, dan jalan-jalan, jadi forum yang saya sekarang aktif didalamnya adalah forum yang ngebahas tentang film/series, forum komik/bacaan, dan forum travelling hehee ada forum kesehatan juga deng yang saya ikuti,, saya jenis orang dengan kemampuan verbal yang kurang, maksudnya saya kurang bisa menyampaikan apa yang ingin saya sampaikan mengenai apa saja sehingga jatuhnya saya menjadi seperti orang yang pasif, kalau ada diskusi hampir bisa dipastikan saya menjadi pendengar saja, padahal banyak banget yang ingin saya sampaikan..karena alasan itulah makanya saya berusaha aktif di forum-forum yang saya ikuti ini.. selain menambah kenalan dengan orang-orang yang memiliki interest yang sama, bisa bertukar info, saya juga bisa bebas mengungkapkan apa yang ingin saya sampaikan, karena meski hanya di dunia maya jujur saja foruming ini merupakan latihan yang lumayan efektif untuk meningkatkan rasa pede saya,karena pasti akan ada feedback dari sesama member di forum tersebut kalau opini kita dirasa menarik,, selain itu banyak forum yang saya ikuti adalah forum berbahasa inggris yang artinya bisa belajar untuk meng-improve bahasa inggris kita, lumayan berguna untuk nambah-nambah conversation skill kita biar ga terlalu kaku, asik kaaaaan hehee….


1 Comment

sedih dan galau itu keberuntungan tau :)

Ada orang yang bilang, merasakan sedih itu suatu keberuntungan.. dengan merasakan sedih, begitu banyak emosi yang dapat dirasakan,, kita sedih karena berarti kita pernah merasakan bahagia, juga kemungkinan rasa marah.. kesedihan seringkali akibat ketidakberdayaan menghadapi sesuatu masalah, dan apabila kita bisa keluar dari kesedihan itu, artinya kita kemungkinan telah cukup dewasa dalam menghadapi masalah, dan mengambil keputusan untuk tidak lagi bersedih,, mungkin tidak selalu seperti itu, tetapi setidaknya itu menurut saya, sesuai yang pernah saya alami…

kenapa dengan bersedih itu saya katakan beruntung?? karena dengan merasakan sedih, kita secara tidak langsung, atau malah langsung belajar untuk menghadapi masalah, belajar mengambil keputusan-keputusan untuk dapat keluar dari masalah yang dihadapi sehingga dapat jadi pembelajaran untuk dapat menjadi dewasa, dapat merasakan berbagai emosi , bagaimana mengendalikannya, serta merubahnya jika itu cenderung tidak baik, lalu ketika kita mengalaminya lagi, kita dapat memenej-nya dengan baik dan tidak melakukan kesalahan… karena bagaimanapun, masalah itu untuk dihadapi, bukan dihindari…

jadi beruntunglah orang yang menghadapi masalah dan bersedih karenanya… karena Allah memberikannya kesempatan untuk menjadi orang yang lebih baik lagi, amin…


Leave a comment

time that matter

Sampai usia saat ini sudah berapa lingkungan pertemanankah yang kita lalui??? Untuk saya, dari kecil hingga saat ini saya sudah melewati banyak lingkungan pertemanan, dimulai dari teman-teman tetangga jaman masih sama-sama imut dan bermain dengan menggunakan kaos dan celana dalem aja heu, trus teman-teman TK, SD, SMP, SMA, anak-anaknya teman orangtua saya, terus berlanjut ke teman-teman kuliah D3 dan S1, temen-temen kerja, temen-temen kos, wuihhh ternyata banyak bener ya orang-orang yang sempet sekedar melintasi satu bagian hidup saya bahkan lebih hingga saat ini. Terus saya cari media lain untuk mengukur level kehidupan social saya hingga saat ini, melalui jumlah friendlist dari jejaring social yang saya miliki yaitu Friendster( dulubanget..) dan sekarang Facebook,, dulu di friendster temen saya jumlahnya 225 orang saja dan di facebook sampai saat ini hanya 408 orang saja, jumlah nomor hp di phonebook saya 252 nomor … sebanyak itu sebagian besar statusnya sebagai kenalan, sebagian lagi teman dan dari sebanyak itu berapa yang bisa dianggap sahabat? Dan kenapa juga saya repot-repot ngitungin kenalan,teman atau sahabat yang saya miliki yah?? Ga ada alas an apa-apa, hanya saat ini saya ngerasa kesepian gitu, setiap pengen ketemu temen atau sahabat saya, saya malah nge-blank ga tau mau ngubungin siapa heu.. saya ngerasa ada yang ngga beres niy, masa dari segitu banyak orang yang bisa saya bilang temen ato sahabat, ternyata yang masih keep in touch intens dengan saya hanya beberapa aja, itu juga jaraaaaaaaang banget… Yup ternyata untuk saya, kesibukan, jarak dan kurangnya komunikasi bisa membuat sahabat yang dulunya akrab,sekarang jadi jauh banget,, Gimanapun pada akhirnya waktulah yang akan jadi penyaring paling ampuh. Saya nyambung dengan siapa, saya nyaman dengan siapa, waktu yang akan memperlihatkannya. Terlebih karena saya akui, saya bukan orang yang supel, maka saya merasa mendapatkan teman atau sahabat yang saya nyaman banget dengan mereka itu sungguh sulit sekali.

Ughh I really miss my bestfriends……. gotta call ’em


Leave a comment

Hero Day

Hai lagiii 😀  setelah kemaren mellow2an soal pernikahan sekarang saya mau ngomongin cowok ganteng niy hihii yang selama 2hari kemaren 09-10 November selama 19jam mengunjungi Negara kita. Dia pulang kampung katanya heheee.. yup I’m talking bout the famous Mr.Obama.

Tadi malem saya nonton tv yang menayangkan siaran ulang kuliah umum pak obama ini di UI.. wah banyak banget yang menyentak telinga saya.

Pertama saya harus bilang bahwa dia memang seorang Orator handal, itu terlihat dari isi kuliahnya yang banyak menyinggung hal-hal yang bahkan jarang disinggung oleh para pemimpin tercinta kita. Dia kharismatik, dan terlihat friendly, semua gerak tubuh, isi kuliahnya, senyumnya itu, kontak dengan para pendengar.

Kedua adalah isi kuliahnya itu sendiri. Diantara yang menyentak saya adalah sewaktu dia bilang bahwa ga ada kemacetan di Jakarta, I feel like hahahahaaa ya iyalah semua jalan dialihkan ke jalan yang laen, buat anda hihii. Kemudian yang paling menyentil saya adalah sewaktu dia menyebut Bhinneka Tunggal Ika, reunite in difference, bersatu dalam keberagaman, perbedaan. FYI, saya selama mendengar pidato para pemimpin negeri ini, yang panjang dan membosankan itu, belum pernah mendengar mereka menyebut-nyebut soal Bhinneka Tunggal Ika, semboyan Negara kita, tulisan yang tertulis di pita di bawah gambar Burung Garuda yang menjadi lambang negara Indonesia. Masih inget ga arti Bhinneka Tunggal Ika itu sendiri?? Seinget saya artinya itu adalah berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Wihh dalem banget ya kalo dipikir-pikir maknanya. Bagaimanapun negeri ini berdiri dengan berangkat dari berbagai perbedaan, perbedaan bahasa, suku, agama, ras, tetapi tetap saja tidak menghalangi para pahlawan kita tercinta(Bismillah untuk para pahlawan kita yaa…) untuk bersama-sama bersatu membela negeri dan mengusir penjajah. Sekarang, antar kampung bentrokan, antar kelompok baku hantam, semua menganggap perbedaan itu sebagai ancaman, bukan sebagai asset buat semakin memperbanyak khasanah negeri ini. Untuk saya lucu sekali harus Pak Obama yang menyinggung masalah ini, seseorang yang notabene hanya 4tahun tinggal di Indonesia pada masa kecilnya, hampir 40 tahun lalu.

Untuk saya kedatangan Pak Obama tidak akan memberikan pengaruh yang signifikan sekali bagi perkembangan pembangunan, tapi setidaknya apa yang dikatakannya dan diingatkannya pada bangsa ini, pada para pemimpin negeri, bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar, yang kayak karena perbedaan bahwa perbedaan harus disikapi dengan bijak dan dijadikan tombak untuk bersatu sebagaimana yang dilakukan para pahlawan kita dulu……

Bangkitlah Indonesiaku…

SELAMAT HARI PAHLAWAN …………..


3 Comments

wedding and me

Heyy meet again (hope don’t get bored to seeing my oh-its-clearly-a-bad-day-of-me-again-but-i-have-to-face-it-anyway scratch of mind hahaa)

A lil bit heatbroken of me lately, ask me why please …

Let me tell ya ‘all , sepanjang oktober kemaren saya menerima 5 undangan pernikahan, 4 diantaranya tanggal 10 oktober, yeah 10-10-10 sungguh unik yaa makanya ga heran banyak yang ingin menikah pada tanggal bersejarah itu, but its not the cause why I feelin so blue, so cranky, galau and whatsoever …

Pernikahan itu VERY BIG ISSUE buat saya.. sejak saya mulai kuliah dan menginjak usia 20, alarm saya plus alarm dari orang-orang sekitar mulai menyala yang terus berbunyi sejak saat itu ga brenti sampe sekarang.. semua orang selalu bertanya kapan saya akan menikah, pertanyaan yg ga ada habisnya hingga mungkin pas saya akan mengakhiri masa lajang kelak, amin.. jahh jdi curcol niy alias curhat colongan wekekekkk..

Semua orang selalu bilang bahwa saya ga boleh terlalu milih, katanya tar malah susah jodoh,, lah gmana mau milih yang bisa dipilihnya juga ga ada heu, sounds desperate haa.. lagian untuk saya ini adalah persoalan serius dimana kita akan memilih orang yang akan menjadi pasangan hidup kita sampai ajal datang, kita akan bersama orang itu setiap saat, kami akan selalu bersama tanpa boleh ada rasa bosan, so it is a big deal for me choosing a man to be my partner in life, ga boleh asal, ga bisa instant, walopun sejujurnya setengah idup saya itu takut banget bakal lama menikah karena kita kan ga bisa menghentikan waktu, usia, dan jam biologis kita akan terus berjalan, entah kita mau atau ngga..

Saya ingin berpikir simple aja, bahwa kalau ada yang memiliki niat baik kepada saya dengan mengajak menikah dan saya tahu orang itu baik, ya udah ayo kita nikah tanpa berpikir apakah saya merasa cukup nyaman dengan dia hingga saya dapat memutuskan bahwa ingin menghabiskan seluruh hidup saya dengannya..

saya sudah menyaksikan semua teman saya, dari yang paling dekat sampe teman kenal sekilas doang satu persatu meninggalkan masa lajang dengan menikah.. mereka ada yang udah punya anak 1, 2 bahkan 3 dan saya masih setia tetap jadi penonton sampe sekarang,,temen-temen kalo ngumpul ngomonginnya harga susu sekarang yg makin mahal, saya masih setia dengan topik film harry potter 7 part 1 yg bentar lagi bakal keluar hahaaa..

Mau tau gimana rasanya??? Ugh nyesek tau, tapi harus tetep bagai biasa aja.. akhir-akhir ini saya ngerasa bagai out of the limit, udah nyampe keluar pada batas sabar saya yang malah bikin saya jadi makin stress, saya bosan banget ma omongan orang-orang yang bertanya, padahal katanya pertanyaan itu bagaikan doa, harusnya di-amin-in saja (Amiiinnnn..) udah gitu, kalo ada yang ngomongin tentang pernikahan, merencanakan menikah, atau soal calon suami, udah deh hormone sensitive saya langsung memuncak, bawaannya bisa ngambek, pundung ampe berhari-hari, dan kemarahan saya juga rasanya langsung meledak aja. It’s like suddenly break my heart into pieces …(huaa lebay ..), tapi issue ini emang bawa efek yang besar banget buat kehidupan saya, hingga sekarang sampai pada pemikiran bahwa saya akan menjalani sebuah pernikahan karena saya udah ga tahan dengan omongan orang atau takut sendiri, dan bukan karena saya memang sudah siap untuk menikah atau ingin menikah, walaupun menurut saya ga ada kata siap atau tidak untuk menikah, yang ada waktu dan kondisi yang tepat untuk menikah..

Saya ingin menikah, itu jelas. Saat ini, itu pasti. Pernikahan buat saya sakral banget, saya ingin bisa menjalaninya sekali seumur hidup saja, Insyaallah.. saya ingin sekali bisa segera bertemu orang baik dan seiman yang ditakdirkan untuk menemani saya hingga maut kelak memisahkan kami, yang akan mewarnai lukisan hidup saya hingga terasa dinamis,indah,seru dan akan dapat saling melengkapi segala kekurangan dan kelebihan kami sehingga kami dapat menjadi manusia yang jadi lebih baik lagi, dan yang terpenting buat saya kami dapat merasa saling nyaman satu sama lain, dapat menjadi diri kami sendiri di hadapan satu sama lain (yang ini harga mati buat saya). That’s all, nothing else. Urusan dia harus begini begitu ya itu mah rejeki ya, insyaallah orang yang baik akan mendapatkan orang yang baik pula, itu yang selalu saya dengar dari para orang bijak.

Sering saya berpikir apakah saya itu terlalu keras, atau memang bener terlalu milih, karena sebenernya saya hanya berpikir saya tidak ingin salah dalam melangkah, tetapi paling ngga  saya percaya bahwa future husband saya akan datang di waktu yang paling tepat buat saya, sama seperti ketika keajaiban-keajaiban lain dalam hidup saya datang menghampiri.

Whoaaaa its like I’m the lamest person alive on earth right now….

Udah ah saya malu ngebahas ini 😀

EDITED: seorang sahabat saya bilang tulisan ini mirip dengan iklan biro jodoh, dan menunjukkan saya agak menyedihkan, padahal menurutnya saya jauh lebih kuat dari yang ditunjukkan lewat tulisan ini 😀 well, ini hanya isi hati saya, meski memang terlihat cengeng dan lemah tapi semua orang saya yakin punya sisi seperti ini, lagipula setiap hari saya brusaha menerima apapun yang menghampiri saya dengan (mudah-mudahan bener yaaa….) mencoba ikhlas, pkoknya let it flow ajahh. Tulisan ini bukan buat apa-apa hanya pengen share aja, karena mungkin banyak diluaran sana para lajang kyk saya yg manis, baik hati, tidak sombong, dan rajin menabung 😛 punya pikiran sama kyak saya heu.  Saya ga ngeluh loo karena saya punya banyaaaaaaaaaaaak hal yang jauh lebih penting dari pada sekedar “menangisi nasib”.