mind of MINE

a Travel eXploring mE ,,,,,……

Mockingjay

Leave a comment

cover buku ketiga

Fire is catching and If we burn, you burn with us

Di akhir Catching Fire, diceritakan Katniss diculik oleh pemberontak yang berasal dari Distrik 13. Distrik yang sekian lama dikisahkan hancur akibat pemberontakan pada masa kegelapan. Ternyata Distrik 13 masih ada, dan menunggu waktu untuk mempersiapkan diri melakukan pemberontakan dan menyerang Capitol. Sekarang adalah waktu terbaik, dikala seluruh distrik mulai melakukan perlawanan terhadap tirani Capitol. Tetapi mereka tetap membutuhkan seseorang yang dapat memberikan semangat dan contoh perlawanan, dan Katniss terpilih untuk itu karena sudah dua kali dia melakukan pemberontakannya sendiri dalam permainan Hunger Games. Dia menjadi Mockingjay mereka, lambang pemberontakan terhadap Capitol dan Presiden Snow. Tetapi Capitol tak berdiam diri, dan membalas melalui seseorang yang akan membuat hati Katniss hancur apabila tak tertolong lagi. Peeta. Tapi keadaan Peeta jauh lebih hancur ketimbang mati.  Katniss pun bersumpah untuk membalas Snow dan membunuhnya. Bersama para pemberontak di distrik 13, Katniss mulai menggerakkan massa di seluruh distrik untuk bersatu membebaskan diri dari segala bentuk kekejaman.

Buku ketiga atau terakhir dari trilogy The Hunger Games bertajuk Mockingjay ini bercerita mengenai perlawanan Katniss dan para pemberontak terhadap tirani Presiden Snow dan Capitol. Katniss menjadi semacam icon lambang perlawanan bagi para pejuang di distrik-distrik. Dia jadi pemberi semangat bagi pemberontakan yang sedang berlangsung. Bentuknya melalui tayangan-tayangan semacam feature/iklan di media televisi berisi kata-kata, aksi-aksi yang membakar semangat. Agak mirip dengan politik pencitraan yang marak di Indonesia ini.

“My name is Katniss Everdeen. I am seventeen years old. My home is District 12. I was in the Hunger Games. I escaped. The Capitol hates me……..”

Satu kata untuk buku ini : FULL OF DEPRESSION

Abis baca buku ini, perasaan saya bilang “apaaaaaaaaaa ?????” ato  “how could you, miss Collins T.T”  ato “where is my Peeniss kissess goes huaaaa” ato “what the heck???” and questions  like that stays in my mind for days :((

Sebagai buku terakhir dari trilogy best seller tahun 2008, buku ini adalah klimaks dari perjuangan Katniss Everdeen melawan Capitol dan Presiden Snow. Its a big war. Katniss yang secara mental dan emosi sudah lelah akibat  dua hunger games yang diikutinya, menjadi  simbol perjuangan para pemberontak melawan pemerintahan Presiden Snow. Dia berlatih, berperang, membawa satu misi dalam pikirannya, yaitu membunuh Presiden Snow dengan tangannya sendiri. Saya merasa Katniss disini begitu whiny and full of depression. But who wouldn’t ?? Dengan horor dari dua Hunger Games berturut-turut yang dilaluinya, sebenarnya keajaiban dia tidak jadi gila,, hanya saja karena saya terbiasa dengan personality Katniss yang tough banget, dibuku ini rasanya saya kehilangan the old Katniss…

Then we have Peeta.. New Peeta.. Hijacked Peeta.. Banyak yang ga suka dengan perubahan Peeta disini, from loveable Peeta to hateful Peeta.. Tapi untuk saya, saya suka banget karakter Peeta disini. He’s not as simple as puppy love to Katniss anymore, but he changed into something dangerous that threatening Katniss life. Perubahan Peeta ini penting untuk terutama kelangsungan hubungannya dengan Kat.. Dari awal pembaca mengetahui kalau cinta Katniss-Peeta adalah perasaan satu arah, dari Peeta kepada Katniss.. tapi sekarang keadaan berubah, Katniss pun dipaksa mengakui bahwa ternyata perasaannya terhadap Peeta sama besarnya dengan perasaan Peeta terhadapnya…

After that, we have shocking deaths.. Finnick and Prim, ahhhh tidaaaaaaak, how could you, Suzanne?? how could you separated Finnick and Annie ? tapi mungkin yang paling mengejutkan saya adalah kematian Prim.. Prim yang manis, Prim yang bijak, Prim adik kesayangan sang Mockingjay… sebelumnya saya ga pernah nulis ttg Prim karena saya biasa aja ma karakter ini, ga suka meski ga sebel juga, biasa-biasa aja pokoknya, tapi saya selalu melihat Prim itu sebagai sumber kekuatan Katniss, selalu bisa mengembalikan semangat Kat dengan kata-katanya, dan seperti Kat saya juga takjub dengan kematangan berpikir Prim, gadis cilik berumur 13/14 tahun,, awalnya saya ga ngerti kenapa tokoh ini harus dimatikan, tapi setelah beberapa kali membaca ulang, akhirnya saya mengambil kesimpulan (my opinion only!!!) bahwa Prim dimatikan untuk memberi jalan agar Katniss bisa melihat, bahwa pemerintahan dibawah Snow, ataupun kelak dibawah Alma Coin akan berakhir sama, Katniss sudah melihat seperti apa Presiden Coin memerintah Distrik 13 dan bagaimana potensinya untuk membentuk pemerintahan diktator yang baru, dan sekarang saat yang tepat untuk menghentikannya, dan untuk membuat Katniss melihat hal itu, yang bisa dilakukan adalah hancurkan orang yang benar-benar berarti kehidupan buat Katniss, dan disitulah peran Prim :(( damn it, apapun alasannya, perang dan politik itu kejam banget…

All in all, meski Mockingjay is my least favorite of the trilogy, buku ini tetap bagus menurut saya, banyak pesan yang diberikan dan tetap masuk my all-time-favorite-books along with the first two books.. salah satu yang menjadi kekuatan Suzanne Collins yang tetap terjaga dibuku ini menurut saya adalah konsistensinya dalam menciptakan kalimat-kalimat iconic/quotes  yang akan selalu diingat orang. So many beautiful, powerful, witty, and funny  lines from the trilogy and be my favorites.

“Frankly, our ancestors don’t seem much to brag about. I mean, look at the state they left us in, with the wars, the broken planet. Clearly, they didn’t care about what would happen to the people who came after them.”

Endingnya bener-bener bittersweet banget. Ga tahu harus senang atau sedih. Meski senang karena berakhir dengan baik dan damai, tapi sedih karena banyak sekali karakter yang dibuat mati dan tak bisa menikmati hasil dari perjuangan tersebut, sampai saya berpikir, perlu ga sih kalau karakter ini dimatikan. Well all i can say, thats war, menyedihkan tapi realistis. Karena memang perlu diingat harga yang harus dibayar dari sebuah revolusi itu memang sangat mahal *sigh* plakk.  And finally, about the romance between Katniss-Peeta-Gale, i really love that it takes root so differently than any other stories i’ve ever read, not about who she choosing to be with, but why, just like what Gale say to Peeta “Katniss will pick whoever she thinks she can’t survive without”.

and last, my favorite quotes of the book

“What I need to survive is not Gale’s fire kindled with rage and hatred. I have plenty of fire myself. What I need is the dandelion in the spring. The bright yellow that means rebirth instead of destruction. The promise that life can go on no matter how bad our losses. That it can be good again and only Peeta can give me that.
So after when he whispers, “You love me. Real or not real?”
I tell him, “Real” .

-The End–

Author: shintalovesearth

just a simple ordinary girl ,,,,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s