mind of MINE

a Travel eXploring mE ,,,,,……

Topeng Kaca, the story

Leave a comment

Jadi semuanya dimulai seperti ini,

Topeng Kaca a.k.a Glass Mask a.k.a Garasu no Kamen bercerita mengenai seorang gadis belia 13 tahun bernama Maya Kitajima. Di awal komik dia tinggal bersama ibunya Haru, di mess sebuah restoran cina dimana Maya dan ibunya bekerja. Maya seorang anak yang oleh ibunya disebut ceroboh, bodoh, lamban, tidak cantik dan berbagai sebutan tak menyenangkan lainnya. Setiap hari menjalani hidup seperti itu, hanya satu yang menjadi pengobat hatinya yaitu kesukaannya akan drama. Maya suka sekali menirukan acting dan dialog dari drama yang dilihatnya. Dia bisa menghafal dialog dan adegan dari sebuah drama berdurasi 3,5 jam yang baru sekali dilihatnya. Suatu hari sewaktu sedang menirukan acting dari sebuah drama, seorang wanita misterius,mantan aktris besar pada zamannya bernama Tsukikage Chigusa melihatnya, dia  merasa tertarik padanya dan merasa telah menemukan kandidat yang cocok untuk berperan sebagai Bidadari Merah / Crimson Goddess di masa depan. Bidadari Merah, adalah sebuah karya agung dan terkenal yang hak pementasannya berada ditangan Tsukikage Chigusa dan hanya seorang aktris yang memiliki akting hebat yang mampu memainkannya dipanggung.  Hanya satu orang selama ini yang mampu memainkan Bidadari Merah dengan sempurna yaitu Tsukikage Chigusa. Tsukikage Chigusa ingin memasukan Maya ke sekolah acting miliknya yang baru dibangun yaitu Teater Tsukikage. Karena ibunya tak mengijinkannya, Maya nekad kabur dari rumah untuk bergabung dengan Bu Tsukikage dan teater miliknya. Dari sini dimulailah perjalanan Maya didunia acting dan drama.

Seperti dugaan Bu Tsukikage, Maya ternyata memang memiliki bakat acting yang luar biasa. Dibimbing langsung oleh mantan aktris hebat seperti Bu Tsukikage membuat bakatnya semakin terasah. Kemudian tentu saja dalam sebuah drama harus ada rival yang akan menjadi penyeimbang cerita. Rival maya disini berwujud Ayumi Himekawa, seorang aktris belia yang digambarkan sebagai gadis (teramat) cantik, anggota selebriti, pintar, serba bisa, dan memiliki teknik acting tingkat tinggi (penggambaran ini ya, selalu ada di tiap volumenya, diulang-ulang sampai hapal jadinya heu). Belum lagi statusnya sebagai putri tunggal dari pasangan aktris dan sutradara terkenal Jepang dan internasional membuatnya selalu menjadi focus semua orang. Bahkan bu Tsukikage menyebut Ayumi terlahir untuk memerankan peran utama. Mereka pertama kali bersaing di sebuah kompetisi drama, sewaktu sama-sama memerankan Midori dalam Bambu Kuning, saat itu meski Ayumi memerankan midori dengan baik  tapi midori Maya lebih menarik perhatian audiens, dan Ayumi mulai menandainya sebagai satu-satunya rival/saingannya yang sepadan dan diakuinya. Selain itu, Ayumi juga menginginkan peran Bidadari merah tersebut.  Selanjutnya langkah Maya mulai terbuka dengan berbagai drama yang dimainkannya baik bersama teater Tsukikage maupun seorang diri.  Pernah meraih penghargaan seni sebagai favorit penonton dan aktris terbaik, dan  sempat jatuh dan (hampir) tak bisa bangkit kembali ke dunia acting karena dikhianati oleh orang kepercayaannya serta kematian ibunya. Tapi berkat seorang penggemar setianya yang dikenalnya dengan nama Mawar Ungu (Maya menyebutnya begitu karena fan-nya tersebut selalu mengirimkan Mawar Ungu), Maya akhirnya mampu bangkit lagi. Dalam sebuah kisah, tak lengkap kalau tak ada kisah cinta antara pemeran utama wanita dan prianya. Disini pemeran utama terwujud kedalam sosok bernama Masumi Hayami, seorang pria muda tampan berusia 11 tahun lebih tua dari Maya, pewaris dan direktur perusahaan multi-nasional bernama Daito, yang oleh Maya digambarkan sebagai orang kejam, dingin, gila kerja, tak berperasaan, menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya, serta usil dan selalu mengganggunya. Dipermukaan Masumi Hayami memang seperti itu, tapi dibalik sikapnya itu dia sangat mengagumi semangat dan dedikasi Maya dalam berakting, sehingga membuatnya menjadi penggemar setia yang bersembunyi dibalik nama Mawar Ungu. Dia bersembunyi dibalik layar karena merasa Maya sangat membencinya karena perbuatannya dalam sebuah peristiwa yang secara tidak langsung mengakibatkan ibu Maya meninggal dunia. Plot ini agak mirip dengan kisah Paman Kaki Panjang, dimana dalam hal ini Mawar Ungu selalu memberikan kekuatan dan semangat kepada Maya, memberi dukungan, membiayai sekolah hingga mengirimi berbagai barang dari balik layar, tetapi diluar selalu mencela dan mengganggu Maya. Maya tak tahu bahwa fan setia yang sangat dicintainya adalah orang yang sangat dibencinya. Kisah cinta ini menjadi kekuatan utama komik ini, karena sungguh, kisahnya bener-bener bikin gemes, sebel, terharu, dan pastinya romantis.

Berbagai peran telah dimainkan oleh Maya, dari peran gadis kecil yang jatuh cinta jatuh cinta dalam Wuthering Heights ke peran boneka di A Stone’s Smile ; dari putri yang memiliki senyum bidadari dalam Two Princesses hingga peran peri jahil dalam A Midsummer Nights Dream; dari peran perompak dalam Bianca hingga peran gadis serigala dalam Forgetten Wildness, semuanya menarik untuk disimak.. dari proses audisi, latihan hingga pentasnya. Persaingan panjangnya dengan Ayumi dan keterikatan keduanya dengan Bidadari Merah, membuat mereka berani untuk mengambil semua peran, meski peran tersebut kecil dan tidak penting, tapi mereka percaya bahwa semua peran itu akan membawa mereka selangkah lebih dekat untuk menjadi aktris yang mampu memerankan Bidadari Merah dengan baik. Siapa yang akan mendapat peran agung tersebut? Well, karena komiknya belum tamat, jadi yah just wait and see.

Maya Ayumi

Secara personal, saya sangat mengagumi cerita komik ini karena semangat dan perjuangan Maya dalam meraih cita-citanya. Pelan tapi pasti Maya melangkah meraih impiannya, meski jatuh bangun dalam perjalanannya dan kemungkinan dia mampu meraihnya hanya 1%. Kemungkinan 1% yang tetap diperjuangkannya dengan penuh semangat dan ketegaran. Begitu juga dengan persaingannya dengan Ayumi, Maya selalu mengatakan bahwa meski Ayumi dengan segala kelebihannya tampak selalu berada didepannya, tapi Maya berani mengatakan “aku punya topengku sendiri”.  Disisi lain, Ayumi juga penuh perjuangan karena ingin membuktikan bahwa dia mampu menjadi aktris mandiri tanpa bayang-bayang orangtuanya, dengan berusaha meraih peran Bidadari Merah, sebuah peran yang tak mampu diraih oleh ibunya sendiri. Bertemu Maya, dia merasa tertantang untuk menjadi lebih baik lagi karena selalu merasa kalah dari Maya. Yang saya kagumi dari Ayumi adalah sifat berkompetisinya dengan Maya yang (walau kadang-kadang agak ga penting, karena Maya sendiri tak pernah merasa berkompetisi dengan Ayumi, Maya selalu merasa Ayumi ada diatasnya) sangat tinggi, sifat ingin selalu membuktikan kemampuannya sendiri sehingga menjadikan apa yang dilakukannya menjadi sempurna. Tetapi meski begitu mereka saling mengagumi. Saya suka Maya, juga Ayumi. Mereka bagai dua sisi mata uang, Ayumi yang dalam aktingnya, penuh perhitungan dan memiliki teknik tingkat tinggi hasil latihan bertahun-tahun, sebaliknya Maya mengandalkan insting dalam berakting sehingga aktingnya selalu penuh kesegaran serta kejutan yang tak diduga. Ayumi yang cantik dan maya yang biasa-biasa saja. Cerita drama yang diperankan mereka juga sangat menarik disimak sekaligus menambah pengetahuan umum karena banyak dramanya yang diangkat dari karya sastra yang memang ada. Sepanjang komik, cerita persaingan mereka, termasuk dalam daya tarik utama komik ini. Meski hanya karakter rekaan dalam komik, tapi mereka itu inspirasional.

Maya-Masumi

And last but not least, alasan utama saya bertahan menunggu kelanjutan TK adalah karena ingin melihat akhir love story Maya-Masumi yang (setidaknya buat saya🙂 ) indah banget.. mereka yang seperti kucing dan anjing kalau ketemu, tapi dibalik itu Maya sangat mencintai fan Mawar Ungunya yang tak lain adalah Masumi Hayami, dan Masumi yang meski sering usil dan mencela Maya dengan selalu menyebutnya Mungil tapi dibalik itu mencintai Maya dan memperlihatkan perasaannya melalui alter ego-nya yaitu Mawar Ungu.  Diakhir volume 33, Maya mengetahui kalau fan setianya selama ini, yang mana Maya ingin bisa berakting hanya untuk Mawar Ungu, adalah orang (yang menurutnya ) adalah musuh utamanya. Bagaimana akhirnya? Sekali lagi, just wait and see. #yeahwaitingissucks

Author: shintalovesearth

just a simple ordinary girl ,,,,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s