mind of MINE

a Travel eXploring mE ,,,,,……

wedding and me

3 Comments

Heyy meet again (hope don’t get bored to seeing my oh-its-clearly-a-bad-day-of-me-again-but-i-have-to-face-it-anyway scratch of mind hahaa)

A lil bit heatbroken of me lately, ask me why please …

Let me tell ya ‘all , sepanjang oktober kemaren saya menerima 5 undangan pernikahan, 4 diantaranya tanggal 10 oktober, yeah 10-10-10 sungguh unik yaa makanya ga heran banyak yang ingin menikah pada tanggal bersejarah itu, but its not the cause why I feelin so blue, so cranky, galau and whatsoever …

Pernikahan itu VERY BIG ISSUE buat saya.. sejak saya mulai kuliah dan menginjak usia 20, alarm saya plus alarm dari orang-orang sekitar mulai menyala yang terus berbunyi sejak saat itu ga brenti sampe sekarang.. semua orang selalu bertanya kapan saya akan menikah, pertanyaan yg ga ada habisnya hingga mungkin pas saya akan mengakhiri masa lajang kelak, amin.. jahh jdi curcol niy alias curhat colongan wekekekkk..

Semua orang selalu bilang bahwa saya ga boleh terlalu milih, katanya tar malah susah jodoh,, lah gmana mau milih yang bisa dipilihnya juga ga ada heu, sounds desperate haa.. lagian untuk saya ini adalah persoalan serius dimana kita akan memilih orang yang akan menjadi pasangan hidup kita sampai ajal datang, kita akan bersama orang itu setiap saat, kami akan selalu bersama tanpa boleh ada rasa bosan, so it is a big deal for me choosing a man to be my partner in life, ga boleh asal, ga bisa instant, walopun sejujurnya setengah idup saya itu takut banget bakal lama menikah karena kita kan ga bisa menghentikan waktu, usia, dan jam biologis kita akan terus berjalan, entah kita mau atau ngga..

Saya ingin berpikir simple aja, bahwa kalau ada yang memiliki niat baik kepada saya dengan mengajak menikah dan saya tahu orang itu baik, ya udah ayo kita nikah tanpa berpikir apakah saya merasa cukup nyaman dengan dia hingga saya dapat memutuskan bahwa ingin menghabiskan seluruh hidup saya dengannya..

saya sudah menyaksikan semua teman saya, dari yang paling dekat sampe teman kenal sekilas doang satu persatu meninggalkan masa lajang dengan menikah.. mereka ada yang udah punya anak 1, 2 bahkan 3 dan saya masih setia tetap jadi penonton sampe sekarang,,temen-temen kalo ngumpul ngomonginnya harga susu sekarang yg makin mahal, saya masih setia dengan topik film harry potter 7 part 1 yg bentar lagi bakal keluar hahaaa..

Mau tau gimana rasanya??? Ugh nyesek tau, tapi harus tetep bagai biasa aja.. akhir-akhir ini saya ngerasa bagai out of the limit, udah nyampe keluar pada batas sabar saya yang malah bikin saya jadi makin stress, saya bosan banget ma omongan orang-orang yang bertanya, padahal katanya pertanyaan itu bagaikan doa, harusnya di-amin-in saja (Amiiinnnn..) udah gitu, kalo ada yang ngomongin tentang pernikahan, merencanakan menikah, atau soal calon suami, udah deh hormone sensitive saya langsung memuncak, bawaannya bisa ngambek, pundung ampe berhari-hari, dan kemarahan saya juga rasanya langsung meledak aja. It’s like suddenly break my heart into pieces …(huaa lebay ..), tapi issue ini emang bawa efek yang besar banget buat kehidupan saya, hingga sekarang sampai pada pemikiran bahwa saya akan menjalani sebuah pernikahan karena saya udah ga tahan dengan omongan orang atau takut sendiri, dan bukan karena saya memang sudah siap untuk menikah atau ingin menikah, walaupun menurut saya ga ada kata siap atau tidak untuk menikah, yang ada waktu dan kondisi yang tepat untuk menikah..

Saya ingin menikah, itu jelas. Saat ini, itu pasti. Pernikahan buat saya sakral banget, saya ingin bisa menjalaninya sekali seumur hidup saja, Insyaallah.. saya ingin sekali bisa segera bertemu orang baik dan seiman yang ditakdirkan untuk menemani saya hingga maut kelak memisahkan kami, yang akan mewarnai lukisan hidup saya hingga terasa dinamis,indah,seru dan akan dapat saling melengkapi segala kekurangan dan kelebihan kami sehingga kami dapat menjadi manusia yang jadi lebih baik lagi, dan yang terpenting buat saya kami dapat merasa saling nyaman satu sama lain, dapat menjadi diri kami sendiri di hadapan satu sama lain (yang ini harga mati buat saya). That’s all, nothing else. Urusan dia harus begini begitu ya itu mah rejeki ya, insyaallah orang yang baik akan mendapatkan orang yang baik pula, itu yang selalu saya dengar dari para orang bijak.

Sering saya berpikir apakah saya itu terlalu keras, atau memang bener terlalu milih, karena sebenernya saya hanya berpikir saya tidak ingin salah dalam melangkah, tetapi paling ngga  saya percaya bahwa future husband saya akan datang di waktu yang paling tepat buat saya, sama seperti ketika keajaiban-keajaiban lain dalam hidup saya datang menghampiri.

Whoaaaa its like I’m the lamest person alive on earth right now….

Udah ah saya malu ngebahas ini😀

EDITED: seorang sahabat saya bilang tulisan ini mirip dengan iklan biro jodoh, dan menunjukkan saya agak menyedihkan, padahal menurutnya saya jauh lebih kuat dari yang ditunjukkan lewat tulisan ini😀 well, ini hanya isi hati saya, meski memang terlihat cengeng dan lemah tapi semua orang saya yakin punya sisi seperti ini, lagipula setiap hari saya brusaha menerima apapun yang menghampiri saya dengan (mudah-mudahan bener yaaa….) mencoba ikhlas, pkoknya let it flow ajahh. Tulisan ini bukan buat apa-apa hanya pengen share aja, karena mungkin banyak diluaran sana para lajang kyk saya yg manis, baik hati, tidak sombong, dan rajin menabung😛 punya pikiran sama kyak saya heu.  Saya ga ngeluh loo karena saya punya banyaaaaaaaaaaaak hal yang jauh lebih penting dari pada sekedar “menangisi nasib”.

Author: shintalovesearth

just a simple ordinary girl ,,,,,

3 thoughts on “wedding and me

  1. sbuah kejujuran yg jarang ada…..
    seandenya suatu saat lelakimu ahirnya datang juga…
    dia adalah lelaki yang paling beruntung memilikimu….
    ya allah……
    berikanlah kemuliaan,kebahagiaan dan kesuksesan untuk wanita ini…..amien…..

  2. waduhh saya sempet gtu ya, ngalamin masa g bs bobo sbelum dinyanyiin Selamat malam hihiii *toyor kepala nginget2* … btw ini kykna org yg saya kenal ya ?/ bole tau siapa???
    sebenernya kejujuran yg dipaksain, bis males jawab komen org, lbh baek jawabannya saya bikin jdi postingan aja hehee btw Makasiy BYK ya doanya😀 i appreciate it so muchhhhhh🙂

  3. hayoo semangat…. insyaAllah akan indah pada waktunya.. banzaiiiiiii😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s